Slot Iklan/Banner di Semua Halaman Tersedia, Kontak Kami

Author Topic: Cara Memilih Nama Domain Agar Ngetop  (Read 3507 times)

Fifi Young

  • Posts: 23
    • View Profile
Cara Memilih Nama Domain Agar Ngetop
« on: December 08, 2013, 06:07:07 AM »
Tips memilih nama domain yang cepat ngetop dan banyak pengunjungnya yaitu domain selanjutnya punya pengaruh pada sekurang-kurangnya 3 hal : brand awarenes, SEO, serta user experience. Jangan sempat domain resmi dibeli, lalu anda terasa domain yang diambil tidak cocok, kurang memuaskan, serta punya pengaruh jelek pada situs (blog)/situs. Untuk anjuran, ada 7 poin yang butuh diperhitungkan sebelum saat beli domain :

1. Ekstensi domain

Waktu ini, benar-benar banyak ekstensi domain yang di tawarkan, com, net, org, informasi, biz,. us dan lain-lain. Tetapi sekian, ada 3 ekstensi domain sebagai prioritas utama beberapa webmaster dalam bikin situs :. com,. net, serta. org. Seperti kita kenali, ekstensi domain yang paling umum serta laku yaitu. com, telah benar-benar umum di telinga orang-orang. Mereka bakal selekasnya menyimpulkan situs erat dengan. com, oleh karenanya internet kerap dikatakan sebagai dunia dotcom. Buat jadi. com prioritas pertama saat bikin nama domain. Bila tak ada, tentukan prioritas ke-2 serta ketiga :. net serta. org.

Sebisa-bisanya jauhi ekstensi lain seperti. informasi serta. us, lantaran telah benar-benar lekat dengan web-web serta beberapa blog yang dicap untuk spammer, phiser, atau memiliki kandungan malware (walau tak seluruhnya sekian). Ekstensi-ekstensi seperti itu benar-benar rawan lantaran kerapkali dicurigai oleh pengunjung serta search engine untuk website beresiko.

2. Panjang Nama Domain

Makin pendek nama domain, makin bagus. Standard umum panjang nama domain yang baik yaitu kurang dari 10 ciri-ciri. Atau sekurang-kurangnya, jangan sempat melebihi 20 ciri-ciri. Nama domain yang dikira “nama emas” terbagi dalam cuma satu kata. Dua kata cukup bagus. Sedang 3 kata atau lebih dikira untuk hal yang terlampau umum atau kurang unik.

Pengecualiannya yaitu jika anda bikin situs/situs (blog) yang mau dipakai untuk mensupport SEO sekuat barangkali, yakni untuk exact match kata kunci (keyword), karena barangkali anda mau domain memiliki kandungan kata kunci (keyword) yang pas lantaran situs/situs (blog) mempunyai niche yang benar-benar sempit (1 niche). Umpamanya : carabuatwebsite. com.

Note and up-date :

Jauhi pemakaian exact match kata kunci (keyword) pada nama domain (exact match domain). Saat ini Google mentarget situs-situs sejenis ini dengan up-date algoritma teranyarnya. Exact Match Domain (EMD) pada situs-situs berkwalitas rendah dikira untuk spam serta kurangi mutu pencarian. Simak sedetailnya dalam Google EMD Up-date.

3. Penentuan Kata Untuk Nama Domain

Domain yang baik yaitu domain yang bisa dieja dengan gampang, supaya pengunjung bisa mengingat serta menuliskannya dengan gampang juga. Kata yang bisa dieja dengan gampang bukan hanya bermakna tak unik. Cukup jauhi kalimat yang mempunyai ciri-ciri terlampau banyak/panjang, asing untuk pengunjung tujuan, sulit untuk diketik dengan benar, serta susah diingat.

4. Branding serta Keunikan

Nama domain yang generik sesungguhnya bagus. Generik bermakna mempunyai kalimat umum serta jadi sisi kata kunci (keyword). Tetapi sekian, sebisa-bisanya susun nama domain dengan kalimat yang dapat jadikan brand, lantaran pada perjalanannya brand adalah jati diri situs/situs (blog). Sekurang-kurangnya, ambillah satu kata yang dapat jadikan kata unik serta bekas kata yang lain untuk menguber kata kunci (keyword). Misal nama domain generik yaitu seperti yang saya sebutkan diatas : carabuatwebsite. com, namun nama situs Langkah Buat Situs kelihatannya kurang unik serta kurang mempunyai nilai branding, bukan?. Anda bisa menguber kepadatan kata kunci (keyword) lewat elemen lain, umpamanya judul halaman (title tag), content, atau meta description tiada mesti mengorbankan nama domain jadi terlampau generik.

Terlebih bila anda sudah mempunyai usaha yang mempunyai brand (merk) unik, tambah baik buat nama domain sesuai sama nama brand lantaran brand awareness tambah lebih utama. Janganlah korbankan nama brand itu untuk sebatas nama domain generik. Bila nama brand populer nantinya, pengunjung tinggal mengetikkan segera ke browser atau search engine serta memperolehnya dengan gampang ; di segi lain, nama brand terus terjaga dengan baik. Saya sempat mempunyai pengalaman mengatur situs usaha kaos. Lalu ditetapkan terus memakai nama brand yang pendek tetapi unik, tiada embel-embel kata kunci (keyword) apa pun. Pada perjalanannya, dengan optimasi yang pas pada content (onpage SEO) serta offpage SEO, situs itu mempunyai rank yang baik untuk sebagian kata kunci (keyword).

5. Type Ciri-ciri Pada Nama Domain

Nama domain yang baik yaitu yang plain, berarti cuma terbagi dalam ciri-ciri huruf (letter/alphabet). Nama domain seperti ini gampang diketikkan serta bisa meminimalisir kesalahan. Umumnya nih, sebagian orang “terpaksa” memberikan angka atau hyphen (strip) dalam nama domain lantaran nama yang sama sudah digunakan. Kadang-kadang juga ada yang memakai angka untuk menukar kata (contoh : juicet4you. com). Memanglah tampak unik, namun bisa membingungkan pengunjung serta search engine. Pengunjung mungkin saja mengetikkan domain serta masuk ke situs lain dengan kalimat yang terdengar sama, juicetforyou. com. Pasti hal semacam ini kurangi peluang anda memperoleh semakin banyak pengunjung. Ingat juga, search engine cuma dapat membaca ciri-ciri serta tak dapat memaknainya ; ciri-ciri 4 tetaplah berarti angka 4 (four, bukan hanya for). Bila nama domain yang di idamkan sudah digunakan, pakai alternatif ekstensi lain. Bila nama domain tak ada di seluruhnya ekstensi, pikirkan nama lain.

6. Fitur-Fitur Panel Domain Hosting

Website service pendaftaran domain umumnya mempunyai feature Auto Renew, yang berperan memperbarui/perpanjang sewa domain dengan cara automatis sesudah saat aktif domain dalam 1 th. habis. Yang memiliki domain harus mendaftarkan domain kembali saat saat 1 th. habis, serta feature itu cukup menolong jika anda lupa memperbarui sewa domain lantaran domain yg tidak diperbaharui saat saat habis bakal segera jadi objek penjualan domain, terlebih domain-domain yang generik serta mempunyai pagerank bagus. So, sebelum saat beli, yakinkan service hosting/domain hosting di mana anda bakal beli domain mempunyai feature ini.
Feature Utama lain yaitu Domain Lock, umumnya ada pada panel “Manage Domain”. Fungsinya membuat perlindungan domain dari keinginan trasnfer yg tidak anda kenali/ijinkan (unauthorized transfer request), hingga masalah pencurian atau pembajakan domain oleh hacker bisa diminimalisir. Feature ini umumnya dengan cara automatis sudah diaktifkan. Jika anda buka panel domain anda, yakinkan untuk mengeceknya serta janganlah sekali-sekali menonaktifkannya terkecuali anda jual atau memberikannya pada orang lain.
Feature yang lain yaitu Name Server Settings, di mana anda bisa merubah name server untuk mengarahkan domain ke DNS/situs hosting pilihan anda (jika memakai situs hosting yg tidak sama).
Feature lain lagi, yang pada sebagian situs hosting mesti dipesan dahulu (walau gratis), yaitu Manage DNS (Zone Editor), di mana anda bisa dengan leluasa mennggunakan DNS serta mengarahkan domain lewat A Record, CNAME, atau lakukan setting custom e-mail lewat MX Records.
Feature satu lagi yaitu Private Name Server, di mana anda bisa memakai nama domain sendiri untuk name server. Feature ini umumnya ada yang didapatkan dengan cara gratis serta ada juga yang perlu dengan membayar. Sejauh pengetahuan saya, terdapat banyak situs hosting Indonesia yang menggratiskan feature ini, walau harga agak lebih sedikit mahal, tetapi bila dibanding dengan beli dengan cara terpisah, harga nya terpaut cukup jauh. Website penyedia domain dari luar negeri yang juga sediakan feature ini dengan cara automatis umpamanya yaitu NameCheap, GoDaddy, dan sebagainya.

Bila situs/domain hosting pilihan anda sudah mempunyai fitur-fitur diatas, maka anda sudah siap mengambil langkah dengan nama domain pilihan serta mengaktifkan situs/situs (blog) anda.

7. Beli Domain yang sudah Ada

Banyak domain yang di buat atau batas sewanya habis (expired domain) di jual lagi. Domain-domain seperti ini umumnya di jual dengan sebagian pertimbangan, salah satunya : Rank/Pagerank serta spesifikasi nama domain (mempunyai nama generik yang banyak diburu orang).
Makin tinggi pagerank serta makin banyak diburu orang, makin tinggi harga suatu domain.
Domain-domain dengan mutu bagus yang di jual kembali dimaksud flipped domain ; kesibukan bikin domain oleh beberapa internet marketer untuk di jual kembali dimaksud domain flipping (ke depan bakal saya ulas tentang usaha ini). Bila berkeinginan, anda bisa lihat domain-domain (serta juga situs/situs (blog)) yang di jual/dilelang lewat flippa. com atau website jual beli domain/situs yang lain.

bitandu

  • Posts: 14
    • View Profile
Re: Cara Memilih Nama Domain Agar Ngetop
« Reply #1 on: June 06, 2015, 11:26:00 AM »
makasih ya non fifi, atas infonya