Ada sedikit perombakan forum bisnistube.com
Jika anda tidak bisa login, mohon minta password baru ke https://bisnistube.com/index.php?action=reminder atau hubungi admin

Author Topic: Kadin Boyong UMKM ke Pasar Modal  (Read 10 times)

Admin

  • AdmTube
  • Administrator
  • Jr. Member
  • *****
  • Posts: 52
    • View Profile
    • https://bisnistube.com
Kadin Boyong UMKM ke Pasar Modal
« on: August 11, 2017, 12:59:58 AM »
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bakal membawa usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melantai di pasar modal. Saat ini, sudah ada tiga UMKM binaan Kadin yang siap untuk melakukan penawaran saham umum per- dana atau initial public offering (IPO).
Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani berharap UMKM tersebut bisa mendapat pendanaan besar dan pasar modal. “Yang siap untuk IPO memang belum banyak. Tapi, saya baru dapat informasi ada tiga atau empat perusahaan yang sudah siap,” kata Rosan di gedung BET, Senin
(24/7).
Dia menjelaskan, ketiga UMKM tersebut bergerak di berbagai sektor. Salah satunya memiliki usaha pembuatan keripik. Menurut Rosan, UMKM tersebut sudah maju dan memiliki banyak jenis produk.
Ada juga UMKM yang bergerak di bidang pembuatan sambal. “Pokoknya nanti mungkin ada tiga sampai empat UMKM akan go public,” ujarnya.
Rosan mengatakan, UMKM terse-
• RAHAYU SUREKII



but bisa melantai di pasar modal karena sudah memenuhi persyaratan untuk TPO. Rosan mengatakan, ketiga UMKM itu rata-rata memiliki aset Rp 28 miliar-Rp 50 miliar.
Meskipun masih sedikit yang segera melantai di bursa, bukan berarti UMKM lainnya tidak memiliki potensi. Menurut dia, sekitar 26 ribu perusahaan yang terdaftar resmi, juga berpotensi untuk masuk ke bursa.
Hanya saja, Rosan meminta adanya beberapa kemudahan peraturan yang dimudahkan. “Misalkan, komisaris independen tidak perlu ada. Kami juga akan koordinasikan dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) nanti,” ujarnya.
Direktur Utama Bursa Efek indonesia Tito Sulistio tak menampilkan investor masih lebih suka membeli saham dalam perusahaan besar. “Kenapa begitu? Karena langsung hidup dan yang paling penting likuiditasnya,” kata Tito.
Meski begitu, kata dia, BET akan menyiapkan aturan agar jika UMKM melantai di bursa, bisa diminati investor. “Negara juga harus berperan agar ada market maker,” kata Tito.


Tito berharap Kadin juga bisa membawa perusahaan lain yang berada di bawah naungan Kadin. Sebab, belum banyak perusahaan di bawah Kadin masuk ke BET. “Anggota Kadin mi belum ada 0,01 persen yang mendaftar di bursa,” kata Tito.
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno menilai, UMKM sudah saatnya bisa naik tingkat dan masuk ke pasar modal Indonesia. “UMKM hams berani go public. Kita manfaatkan kesempatan mi untuk menjadi bàgian dan pemain,” kata Sandiaga.
Mantan ketua HTPMT tersebut mengatakan, pasar modal Indonesia akan terus berkembang seiring terus tumbuhnya perekonomian Tanah Air. Apalagi, Sandiaga melihat harga kebutuhan pokok dan inflasi relatif stabil serta dapat dikendalikan baik oleh pemerintah.
Sandiaga menambahkan, berkembanganya ekonomi di Indonesia ditandai dengan tumbuhnya inovasi teknologi. “Masyarakat kita pun aktif di media sosial serta jumlah UMKM yang banyak, yaitu 8 juta unit,” katanya.
• antara ed: satria kartika yudha



SUMBER:Republika
BisnisTube - Forum Bisnis Online dan Webmaster Indonesia